Pemerintah Desa Bengle
Tim Publikasi & Pengelola Informasi Desa
Vanesa Shenazia - Mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro 2026
Penanaman literasi hukum sejak usia sekolah dasar menjadi langkah strategis yang diusung mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2026, Vanesa Shenazia. Bertempat di SDN 1 Bengle, RT 05 RW 03, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, Vanesa menggelar program bertajuk “Jadi Pahlawan Dimulai dari Sadar Hukum” pada Selasa (21/7) sebagai bentuk implementasi pilar Sosial Kemasyarakatan (Sosmas).
Sesi edukasi yang diikuti oleh 12 siswa kelas VI ini merupakan bagian dari kolaborasi tiga mahasiswa KKN dalam membedah isu pencegahan kenakalan remaja dari berbagai sudut pandang keilmuan.
Mewakili Program Studi Hukum Fakultas Hukum Undip, Vanesa memfokuskan pembahasannya pada pengenalan hukum sebagai rambu kehidupan bermasyarakat. Anak-anak diajak membedah arti aturan secara sederhana, yakni instrumen penting yang menjaga kenyamanan, keamanan, dan keadilan di lingkungan sekitar.
Fokus pembahasan kemudian diarahkan pada risiko dan kerugian apabila seseorang abai terhadap hukum. Tanpa pemahaman aturan, potensi perselisihan antarteman makin tinggi, timbul kerugian pada diri sendiri maupun orang lain, hingga adanya ancaman sanksi nyata yang dapat menghambat masa depan. Edukasi ini menitikberatkan pentingnya integritas diri agar anak-anak tidak mudah terseret pengaruh pergaulan yang salah.
Sesi pembelajaran dibuat makin dinamis melalui media uji pemahaman interaktif berbasis warna. Siswa dibekali kartu merah dan hijau, lalu diajak merespons berbagai simulasi skenario kasus perilaku sehari-hari. Kartu hijau diangkat jika tindakan yang disebutkan merupakan contoh perbuatan yang taat hukum, sedangkan kartu merah diangkat untuk tindakan yang melanggar norma hukum.
Metode simulasi ini memancing partisipasi aktif para siswa yang bersaing cepat dan tepat dalam menilai setiap skenario. Setelah seluruh rangkaian materi dan simulasi rampung, acara diakhiri dengan dokumentasi foto bersama mahasiswa KKN dan para peserta.
Inisiatif edukasi hukum ini diharapkan mampu memberi bekal proteksi diri bagi siswa kelas VI SDN 1 Bengle, sehingga mereka terhindar dari perilaku kenakalan remaja dan terbiasa memilih tindakan yang benar.
“Menjadi pahlawan dapat dimulai dari langkah paling mendasar, yaitu memiliki keberanian untuk mematuhi aturan dan berbuat benar demi kebaikan bersama,” menjadi salah satu pesan kunci yang ditekankan dalam penutupan materi.