Pemerintah Desa Bengle
Tim Publikasi & Pengelola Informasi Desa
Nadiah Purwanto - Mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro 2026
BOYOLALI, 21 Juli 2026 – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) di Desa Bengle melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan berupa edukasi bertajuk “4 Kata Ajaib: Membangun Komunikasi Santun Sejak Dini bagi Siswa Sekolah Dasar” di SDN 1 Bengle, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, Selasa (21/7). Kegiatan yang dipandu oleh Nadiah Purwanto, mahasiswa Ilmu Komunikasi, tersebut menyasar siswa kelas 3 sebagai upaya mengenalkan pentingnya komunikasi santun melalui penggunaan kata-kata sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi ini memperkenalkan empat kata sederhana yang memiliki peran penting dalam interaksi sosial, yaitu “tolong”, “maaf”, “terima kasih”, dan “permisi”. Keempat kata tersebut dikenalkan sebagai kebiasaan kecil yang dapat membantu anak berkomunikasi dengan lebih sopan, menghargai orang lain, serta menciptakan interaksi yang positif di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan dengan pendekatan yang interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik siswa kelas 3. Nadiah mengajak siswa untuk mengenali berbagai situasi sehari-hari yang membutuhkan penggunaan empat kata tersebut. Siswa kemudian diberikan contoh melalui percakapan sederhana agar lebih mudah memahami kapan dan bagaimana kata “tolong”, “maaf”, “terima kasih”, dan “permisi” digunakan.
Untuk memperkuat pemahaman siswa, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif. Dalam kuis tersebut, siswa diberikan sejumlah kalimat atau situasi sederhana dan diminta menentukan kata ajaib yang paling sesuai dengan situasi tersebut. Siswa yang berhasil memberikan jawaban dengan tepat mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan keberanian mereka dalam mengikuti kegiatan. Kuis ini turut menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membantu siswa mengingat penggunaan empat kata ajaib melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dengan adanya interaksi dua arah antara mahasiswa dan para siswa. Siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga berkesempatan menyampaikan jawaban, memberikan contoh, serta mempraktikkan penggunaan empat kata ajaib secara langsung. Pendekatan tersebut membuat materi komunikasi santun menjadi lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam keseharian.
Melalui kegiatan ini, KKN Reguler Tim II UNDIP di Desa Bengle berharap edukasi mengenai komunikasi santun dapat menjadi bekal sederhana bagi siswa dalam membangun hubungan yang baik dengan teman, guru, orang tua, maupun masyarakat di sekitarnya. Penggunaan kata “tolong”, “maaf”, “terima kasih”, dan “permisi” diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif yang diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan edukasi kemudian ditutup dengan refleksi singkat dan dokumentasi bersama. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN Reguler Tim II UNDIP di Desa Bengle dalam mendukung pengembangan keterampilan sosial anak melalui pendekatan komunikasi yang sederhana, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Penulis/Reporter: Nadiah Purwanto
Fotografer: Bilqis Putri Hermawan
Kontak Media/Humas: +62 812-2978-1226