Sosial Kemasyarakatan 18 August 2026

Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SDN 1 Bengle Belajar dari Tokoh Bangsa untuk Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini

Beranda / Sosial Kemasyarakatan / Detail Berita
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SDN 1 Bengle Belajar dari Tokoh Bangsa untuk Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini
Foto: Dokumentasi Resmi Sosial Kemasyarakatan Desa Bengle

Pemerintah Desa Bengle

Tim Publikasi & Pengelola Informasi Desa

Sosial Kemasyarakatan

Selvira Faesa Syahputri Guwanito – Mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro 2026

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2026, Selvira Faesa Syahputri Guwanito, mengadakan kegiatan edukatif bagi 12 siswa kelas VI SDN 1 Bengle, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (21/7). Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Sosial Kemasyarakatan (Sosmas) tersebut mengangkat topik “Mencegah Kenakalan Remaja Sejak Dini” melalui pengenalan nilai-nilai keteladanan dari tokoh bangsa Indonesia.

Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Bengle yang berlokasi di Desa Bengle, RT 05 RW 03, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Tiga mahasiswa KKN terlibat dalam kegiatan tersebut dengan menyampaikan materi yang berbeda, tetapi tetap berada dalam satu rangkaian pembahasan mengenai pembentukan karakter sebagai upaya mencegah kenakalan remaja sejak dini.

Sebagai pemateri pertama, mahasiswa Program Studi Sejarah, Selvira Faesa Syahputri Guwanito, menyampaikan materi bertajuk “Menjadi Generasi Hebat: Belajar dari Tokoh Bangsa Indonesia”. Materi tersebut menjadi pengantar sekaligus jembatan menuju materi berikutnya yang masih berkaitan dengan tema utama kegiatan.

Dalam penyampaiannya, siswa diajak memahami bahwa karakter memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif. Karakter yang baik dapat membantu anak memilih lingkungan dengan bijak, menghargai orang lain, bertanggung jawab atas tindakan, serta berani mengatakan “tidak” ketika mendapatkan ajakan yang salah.

Dua tokoh bangsa yang diperkenalkan dalam materi tersebut adalah R.A. Kartini dan Bung Tomo. Melalui sosok Kartini, siswa diajak meneladani keberanian untuk bermimpi dan semangat belajar. Kartini dikenal melalui perjuangannya agar anak perempuan memperoleh kesempatan untuk bersekolah dan meraih cita-cita. Sementara itu, Bung Tomo diperkenalkan sebagai sosok yang menunjukkan keberanian dalam menyuarakan perjuangan dan membela apa yang diyakininya benar.

Nilai-nilai tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan siswa sehari-hari. Semangat belajar, keberanian mengambil keputusan yang benar, tidak mudah mengikuti ajakan negatif, serta memiliki cita-cita menjadi bagian dari karakter yang dapat menjadi benteng dari kenakalan remaja.

Agar penyampaian materi tidak berlangsung satu arah, kegiatan juga dilengkapi dengan permainan “Tebak, Siapa Aku?”. Dalam permainan tersebut, siswa diberikan tiga petunjuk mengenai salah satu tokoh yang telah diperkenalkan. Siswa yang mengetahui jawabannya diminta mengangkat tangan dan berani mencoba menjawab. Dua siswa berhasil menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh antusias. Para siswa mengikuti materi dan permainan dengan baik meskipun tidak terdapat sesi tanya jawab khusus. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, mahasiswa KKN dan para siswa melakukan foto bersama sebagai penutup kegiatan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 berupaya mengenalkan nilai-nilai keteladanan tokoh bangsa sekaligus membangun karakter anak sebagai salah satu langkah untuk mencegah kenakalan remaja sejak dini. Pesan tersebut tidak hanya berhenti pada kisah para pahlawan, tetapi diharapkan dapat diterapkan melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap kebiasaan baik yang kita lakukan hari ini adalah langkah kecil untuk menjadi generasi hebat di masa depan,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam materi kegiatan.

Melalui pengenalan tokoh bangsa dengan cara yang interaktif dan dekat dengan kehidupan siswa, kegiatan Sosmas ini diharapkan dapat menumbuhkan keberanian untuk berbuat benar, semangat belajar, serta kesadaran untuk menjaga masa depan sejak usia dini.

LIPUTAN KEGIATAN LAINNYA

Dokumentasi Terkini

Berita & Dokumentasi Terkait

Lihat Semua di Beranda →